“On-premise atau cloud” adalah pertanyaan arsitektur AI klasik. Artikel ini membandingkannya secara langsung untuk perusahaan Indonesia, dengan tabel keputusan. Untuk kerangka mendalam, lihat panduan on-premise atau cloud.
Perbandingan langsung
| Dimensi | On-premise | Cloud |
|---|---|---|
| Biaya awal | Tinggi (perangkat keras) | Rendah (bayar pemakaian) |
| Biaya pada volume tinggi stabil | Bisa lebih murah | Bisa lebih mahal |
| Skala | Terbatas kapasitas | Cepat & elastis |
| Kendali & kedaulatan | Tertinggi | Bergantung penyedia |
| Pemeliharaan | Tanggung jawab Anda | Ditangani penyedia |
Soal kedaulatan
Region cloud Indonesia memberi residensi data, tetapi penyedia AS tetap terpapar US CLOUD Act. On-premise atau inferensi lokal memberi kedaulatan tertinggi.
Tabel keputusan
| Situasi | Rekomendasi |
|---|---|
| Data sangat sensitif/teregulasi | On-premise atau lokal |
| Volume tinggi & stabil | On-premise bisa lebih hemat |
| Kebutuhan skala cepat / volume fluktuatif | Cloud |
| Campuran | Hibrida |
osFoundry mendukung on-premise/lokal dan cloud (termasuk self-hosting di region Indonesia) dari satu platform, dengan BYOK. dgm, mitra integrasi independen, membantu memilih kombinasi yang tepat — dan belum memiliki integrasi pelanggan yang selesai.
Kesimpulan
On-premise unggul untuk kendali dan volume stabil; cloud unggul untuk skala dan kecepatan. Pilih berdasarkan profil risiko dan skala, dan pertimbangkan hibrida. Hubungi dgm untuk merancang arsitektur yang tepat.