Pertanyaan “haruskah kami pakai model AI Indonesia?” makin sering muncul. Panduan ini memetakan pilihan model lokal dan regional yang tersedia pada 2026, dan menjelaskan cara menjalankannya secara berdaulat — bukan sebagai pengganti platform, melainkan sebagai lapisan model di bawahnya.
Peta model lokal & regional
| Model | Pembuat | Bobot terbuka? | Catatan |
|---|---|---|---|
| Sahabat-AI | GoTo + Indosat Ooredoo Hutchison + AI Singapore | Ya (Llama 3.1 Community License) | 70B di atas Llama 3.1 70B Instruct; berjalan di GPU H100 Lintasarta |
| SEA-LION | AI Singapore | Ya | Model regional Asia Tenggara, mencakup bahasa Indonesia |
| Komodo | Yellow.ai | Perlu verifikasi | 7B, ~11 bahasa daerah; model riset |
| Cendol | Akademik | Perlu verifikasi | Multibahasa daerah; model riset |
Sahabat-AI diprakarsai GoTo bersama Indosat Ooredoo Hutchison dan dikembangkan bersama AI Singapore; versi 70B diluncurkan Juni 2025, dibangun di atas Llama 3.1 70B Instruct dengan bobot terbuka, berjalan pada GPU NVIDIA H100 milik Lintasarta (GPU Merdeka). SEA-LION dari AI Singapore adalah model regional berbobot terbuka yang mencakup bahasa Indonesia. Komodo (Yellow.ai) dan Cendol (akademik) adalah model riset multibahasa daerah; status lisensi bobot terbukanya belum sepenuhnya terkonfirmasi, jadi verifikasi sebelum dipakai produksi.
Salah paham terbesar: “model lokal vs platform”
Ini pertanyaan yang keliru. Model lokal adalah LLM; platform orkestrasi mengatur agen, aplikasi, basis pengetahuan, dan routing. Keduanya berada di lapisan berbeda. Pola yang benar: platform menjalankan model lokal di bawahnya via BYOK — sama seperti Swiss menjalankan Apertus atau UEA menjalankan Falcon di bawah sebuah platform. Lihat BYOK dan Bring-Your-Own-Model.
Mengapa memakai model lokal
- Bahasa & konteks — pemahaman bahasa Indonesia (dan bahasa daerah) yang lebih baik.
- Kedaulatan — bobot terbuka bisa di-self-host atau dijalankan di GPU dalam negeri, menjaga data tetap di Indonesia. Lihat self-hosting LLM di Indonesia.
- Fleksibilitas — padukan model lokal untuk tugas sensitif dan model komersial untuk lainnya, sesuai sensitivitas data.
Menjalankannya secara berdaulat
osFoundry adalah platform orkestrasi yang menjalankan model apa pun — lokal, API cloud, atau self-hosted di GPU Anda — dari satu workspace. Dengan BYOK, model lokal Indonesia seperti Sahabat-AI menjadi lapisan model yang berjalan di bawah orkestrasi osFoundry, dengan data tetap di kendali Anda. Ini memungkinkan arsitektur “model Indonesia + orkestrasi berdaulat”.
dgm adalah mitra integrasi independen yang merancang arsitektur seperti ini — memilih model yang tepat per beban kerja dan menjalankannya di tempat yang sesuai profil risiko Anda. dgm tidak berafiliasi dengan pembuat model mana pun.
Kesimpulan
Indonesia kini punya model lokal yang serius — dipimpin Sahabat-AI — plus opsi regional seperti SEA-LION. Cara memanfaatkannya bukan dengan membuangnya melawan platform, melainkan menjalankannya di bawah platform via BYOK untuk arsitektur yang benar-benar berdaulat. Hubungi dgm untuk merancang strategi model AI perusahaan Anda.