UMKM adalah tulang punggung ekonomi Indonesia, dan pemerintah punya program untuk mendigitalkannya. Panduan ini merangkum yang tersedia dan kaitannya dengan AI. Ini bukan nasihat hukum.

Program yang tersedia

Program digitalisasi UMKM dijalankan Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Komdigi (ex-Kominfo): onboarding ke aplikasi kasir, pembukuan cloud, dan marketplace, plus pelatihan pemasaran digital dan manajemen keuangan (Telusur; Komdigi). Ini program capacity-building, bukan subsidi pembelian software AI.

Belum ada grant AI khusus UMKM

Per 2026, program berfokus pada digitalisasi dasar dan keterampilan, bukan grant AI. Namun UMKM yang sudah terdigitalisasi lebih siap mengadopsi AI. Kartu Prakerja melengkapi dengan pelatihan individu.

Cara UMKM mengadopsi AI

Mulai dari fondasi digital (lewat program yang ada), lalu adopsi AI lewat platform usage-based berbiaya rendah dengan BYOK — nilai AI (efisiensi, layanan pelanggan) sering membenarkan biaya tanpa subsidi. Lihat AI untuk UMKM (industry) dan konsultan AI untuk UMKM.

Peran dgm

dgm, mitra integrasi independen, membantu UMKM merancang adopsi AI terjangkau (mis. di atas osFoundry yang usage-based). dgm bukan pengurus program pemerintah; verifikasi ketersediaan program dengan instansi terkait.

Kesimpulan

Program digitalisasi UMKM (Kemenkop/Komdigi) membangun fondasi digital, bukan subsidi AI — tetapi fondasi itu mempermudah adopsi AI berbiaya rendah. Hubungi dgm untuk membantu UMKM mengadopsi AI.