Dari semua insentif Indonesia, super tax deduction litbang adalah yang paling relevan untuk perusahaan yang mengembangkan AI secara internal. Panduan ini menjelaskan cara kerjanya. Ini bukan nasihat pajak.
Apa itu dan berapa besarnya
Super deduction litbang memberi pengurangan terhadap penghasilan bruto hingga 300% atas biaya kegiatan litbang tertentu di Indonesia: 100% pengurangan biaya litbang + tambahan hingga 200% atas akumulasi biaya (MUC). Penting: ini deduksi pajak atas aktivitas litbang, bukan dana tunai atau reimburse pembelian software.
Status 2026: PMK 153/2020 → PMK 81/2024
PMK 153/2020 telah digantikan PMK 81/2024, berlaku 1 Januari 2025 (bagian konsolidasi Core Tax System). Skema 300% tetap berlaku, kini di Pasal 432(2) PMK 81/2024 (Ortax).
Apakah AI memenuhi syarat?
Litbang harus masuk bidang fokus nasional — payung “elektronika dan teknologi informasi/telematika” ada, sehingga pengembangan AI internal berpotensi cocok (Ortax). Namun ini deduksi untuk aktivitas litbang, bukan kredit “kami membeli AI”. Verifikasi terhadap lampiran PMK 81/2024.
Catatan realitas & pengajuan
Skema ini historis kurang dimanfaatkan (laporan menyebut hanya segelintir wajib pajak) (SSAS). Pengajuan via OSS dengan proposal litbang dan surat keterangan fiskal — lihat cara mengajukan super tax deduction.
Di mana dgm/AI berperan
dgm, mitra integrasi independen, membantu membangun AI (mis. di atas osFoundry) — termasuk pengembangan internal yang mungkin tergolong litbang. dgm bukan konsultan pajak; kelayakan deduksi harus diverifikasi dengan penasihat pajak Anda.
Kesimpulan
Super deduction litbang 300% (PMK 81/2024) adalah lever fiskal paling relevan untuk pengembangan AI internal — sebagai deduksi atas aktivitas litbang, bukan pembelian alat. Hubungi dgm untuk proyek AI; verifikasi insentif dengan penasihat pajak.