Di mana Anda menjalankan AI menentukan siapa yang memegang data Anda. Panduan ini memetakan pilihan hosting AI untuk perusahaan Indonesia — dari region cloud global di Jakarta hingga penyedia lokal dan inferensi on-device — beserta implikasi kedaulatannya. Ini bukan nasihat hukum.
Region cloud Indonesia kini lengkap
Pada 2026, semua hyperscaler besar punya region di Indonesia:
- AWS Asia Pacific (Jakarta) —
ap-southeast-3 - Google Cloud Jakarta —
asia-southeast2 - Microsoft Azure Indonesia Central — GA sejak Mei 2025
- Alibaba Cloud Jakarta
Artinya beban kerja AI bisa di-host di dalam negeri untuk memenuhi residensi data. Tetapi residensi bukan kedaulatan — lihat kedaulatan data.
Tiga lapis pilihan hosting
| Pilihan | Contoh | Residensi | Kedaulatan | Cocok untuk |
|---|---|---|---|---|
| Region cloud global di Jakarta | AWS, GCP, Azure, Alibaba | Ya (di Indonesia) | Sebagian (penyedia bisa terjangkau hukum asing) | Beban kerja umum, butuh skala cepat |
| Penyedia lokal / sovereign cloud | Lintasarta, NeutraDC, DCI, Biznet Gio, TelkomSigma | Ya | Lebih tinggi (yurisdiksi Indonesia) | Data sensitif, sektor teregulasi |
| Self-hosting & inferensi lokal | Akun cloud sendiri + kunci sendiri / on-device | Ya/di perangkat | Tertinggi | Data paling sensitif, kendali penuh |
Lintasarta GPU Merdeka menjalankan GPU NVIDIA H100 di dalam negeri untuk inferensi AI berdaulat, dan menjadi tumpuan model Sahabat-AI. Ini menunjukkan inferensi AI kelas atas kini bisa dilakukan sepenuhnya di Indonesia.
Memilih berdasarkan sensitivitas data
Aturan praktisnya sederhana: makin sensitif datanya, makin condong ke bawah tabel. Data publik dan beban kerja umum cukup di region global. Data pelanggan, rekam medis, dokumen hukum, dan rahasia dagang lebih baik di penyedia lokal atau self-hosted. Beban kerja paling sensitif bisa dijalankan sepenuhnya lokal/on-device.
Sektor teregulasi punya aturan tambahan: perbankan tunduk pada aturan OJK soal cloud, dan sektor publik pada PP 71/2019.
Peran platform orkestrasi
Memilih lokasi hosting hanya separuh persoalan; separuh lainnya adalah platform yang menjalankan AI di atasnya. osFoundry dapat di-deploy di akun cloud Anda sendiri (AWS/GCP/Azure) di bawah kunci KMS milik Anda — model BYO Cloud — sehingga kendali infrastruktur dan kedaulatan data tetap di tangan perusahaan. Untuk beban kerja lokal, platform juga mendukung inferensi on-device, dan model lokal Indonesia dapat dijalankan via BYOK. Lihat self-hosting LLM di Indonesia.
dgm adalah mitra integrasi independen yang membantu memilih dan menyiapkan kombinasi hosting yang sesuai profil risiko Anda — bukan menjual infrastruktur, melainkan merancang arsitekturnya.
Kesimpulan
Indonesia kini punya seluruh spektrum pilihan hosting AI, dari hyperscaler hingga inferensi on-device. Keputusan yang tepat bukan “cloud mana yang termurah” melainkan “berapa kedaulatan yang dibutuhkan data ini”. Hubungi dgm untuk memetakan arsitektur hosting AI perusahaan Anda.