Untuk perencanaan 2026, perusahaan perlu gambaran ringkas insentif investasi Indonesia. Panduan ini merangkumnya. Ini bukan nasihat pajak — verifikasi dengan penasihat pajak.
Peta insentif 2026
| Instrumen | Untuk apa | Dasar |
|---|---|---|
| Tax holiday/allowance | Investasi besar | PMK 130/2020 am. PMK 69/2024 (revisi 2026 disiapkan) |
| Super deduction litbang 300% | Litbang internal | PMK 81/2024 |
| Super deduction vokasi 200% | Pelatihan | PMK 128/2019 |
| KEK / IKN | Lokasi/investasi zona | PP 40/2021 / PP 12/2023 |
Tidak ada insentif beli-AI
Konsisten dengan keseluruhan lanskap: tidak ada insentif yang membeli software AI. Semuanya terkait investasi, litbang, lokasi, atau pelatihan — lihat panduan insentif lengkap.
Perubahan 2026: Pillar Two
Pajak minimum global (Pillar Two, OECD 15%) merekalibrasi nilai tax holiday bagi MNC besar lewat top-up tax (QDMTT), dan revisi PMK tax holiday berlaku 2026 sedang disiapkan (Pajakku; DDTC).
Peran dgm
dgm, mitra integrasi independen, membangun AI (mis. di atas osFoundry) tetapi bukan konsultan pajak. Untuk AI, instrumen paling relevan adalah super deduction litbang; verifikasi semua ketentuan dengan penasihat pajak.
Kesimpulan
Insentif investasi 2026 mencakup tax holiday, super deduction litbang & vokasi, dan KEK/IKN — semuanya terkait aktivitas, bukan pembelian AI, dengan tax holiday direkalibrasi untuk Pillar Two. Hubungi dgm untuk proyek AI; verifikasi insentif dengan penasihat pajak.